Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

The Riau Islands / Kepulauan Riau INDONESIA

 

Petir Dan Sang Pembawa Obor

 

Pro : D.I.

Nota Puitika

A.Kohar Ibrahim

 

*

 

Mata

Mata Pandang

Pandang memandang

Mata hati mata pikiran

Terang terpandang

Pandang terang

IYA

Jelas

Meski Senja

Mengundang Malam

Gelap malam hitam temaram

Sang pambawa Obor mengayun langkah

Jejak bijak gagah perkasa selayaknya pelopor

Dia memang bukan tukang main dalam kegekapan

Dia memang pawang kunang kunang penabuh Canang

Dia memang teman sobat penyulut sejuta sumbu pelita

Tanpa peduli dampak kuat setan siluman terkobar bakar

Pun warna warni hidung hidung lancung Pawang Uang

Tukang tukang pesta pora Sebelas hari sebelas malam

Dalam orgi gilang gelimang kenikmatan perpaduan

Tidakkah mereka kaum yang sadar pewaris tradisi

Budaya kuat penggagahan Supra Kesebelasan

Bertakhta Sang Raja di Singgasana Kemasan

Mengapung di atas telaga darah airmata

Tumbal kurban jutaan jiwa manusia

Teriring iringan pawai barisan Garda Negara

Pasukan bersenjata bermobil bertopi waja sepatu larsa

Bukan untuk perang tanding tapi pembinasaan tak terbanding

Bukan terjun kekancah nyala api revolusi tapi kontra-revolusi

Bukan untuk menyalakan api penerangan tapi penggelapan

Bukan untuk kobar semangat wujudkan Kemerdekaan

Tapi ketakutan dan ketergantungan budakbelian

Meski Baju Baru Tradisi lama tertata bina

Yang penting hegemoni monopoli

Tak peduli rakyat diperhamba

Miskin sengsara senantiasa

Yang ku ikuti ku simak ku lacak ku dengar

Yang menggugah gugat gelisah nyala amarah

Hingga tekad mengirim petir ke alamat Kekuatan Zalim

Membangunkan para petapa pembaca mantera gurun pasir

Tak urung ! gundah gelisah berubah gairah penuh perhatian

Seperti seketika kini ku dengar kabar Sang Pembawa Obor

Gerak jejak langkah gagah beraninya tanda Sang Pelopor

Lantaran sejak awal muasalnya dia memang Penerang

Dari kelap kelip pelita sampai byar-pet lampu kota

Terang diteranginya sudut kegelap pengapan

Kini gairah layaknya pelopor pembawa obor

Ungkap gelap pengap bakar belukar

Biar Jalan Besar Kian Lancar Lebar

Tangkap Kakap Sekalipun Dinosor

Penguasa Arena Kaum Koruptor

Salam Juang,  Wahai “Gladiator” !

*

21 Desember 2011

*

Catatan.

Naskah ini disiar pajang pertama kali di dinding Facebook 21 Desember 2011.

A.Kohar Ibrahim – penulis pelukis – biodata antara lain bisa dilacak: http://16j42.multiply.com/journal/item/635/tag/biodata ; http://artscad.com/@/AKoharIbrahim/

*

 

 

 

 

 

 


0 Comments
Add a Comment
   
Kepulauan Riau
Join this Group!Add to My Yahoo
Report Abuse