Petir Dan Sang Pembawa Obor
Pro : D.I.
Nota Puitika
A.Kohar Ibrahim
*
Mata
Mata Pandang
Pandang memandang
Mata hati mata pikiran
Terang terpandang
Pandang terang
IYA
Jelas
Meski Senja
Mengundang Malam
Gelap malam hitam temaram
Sang pambawa Obor mengayun langkah
Jejak bijak gagah perkasa selayaknya pelopor
Dia memang bukan tukang main dalam kegekapan
Dia memang pawang kunang kunang penabuh Canang
Dia memang teman sobat penyulut sejuta sumbu pelita
Tanpa peduli dampak kuat setan siluman terkobar bakar
Pun warna warni hidung hidung lancung Pawang Uang
Tukang tukang pesta pora Sebelas hari sebelas malam
Dalam orgi gilang gelimang kenikmatan perpaduan
Tidakkah mereka kaum yang sadar pewaris tradisi
Budaya kuat penggagahan Supra Kesebelasan
Bertakhta Sang Raja di Singgasana Kemasan
Mengapung di atas telaga darah airmata
Tumbal kurban jutaan jiwa manusia
Teriring iringan pawai barisan Garda Negara
Pasukan bersenjata bermobil bertopi waja sepatu larsa
Bukan untuk perang tanding tapi pembinasaan tak terbanding
Bukan terjun kekancah nyala api revolusi tapi kontra-revolusi
Bukan untuk menyalakan api penerangan tapi penggelapan
Bukan untuk kobar semangat wujudkan Kemerdekaan
Tapi ketakutan dan ketergantungan budakbelian
Meski Baju Baru Tradisi lama tertata bina
Yang penting hegemoni monopoli
Tak peduli rakyat diperhamba
Miskin sengsara senantiasa
Yang ku ikuti ku simak ku lacak ku dengar
Yang menggugah gugat gelisah nyala amarah
Hingga tekad mengirim petir ke alamat Kekuatan Zalim
Membangunkan para petapa pembaca mantera gurun pasir
Tak urung ! gundah gelisah berubah gairah penuh perhatian
Seperti seketika kini ku dengar kabar Sang Pembawa Obor
Gerak jejak langkah gagah beraninya tanda Sang Pelopor
Lantaran sejak awal muasalnya dia memang Penerang
Dari kelap kelip pelita sampai byar-pet lampu kota
Terang diteranginya sudut kegelap pengapan
Kini gairah layaknya pelopor pembawa obor
Ungkap gelap pengap bakar belukar
Biar Jalan Besar Kian Lancar Lebar
Tangkap Kakap Sekalipun Dinosor
Penguasa Arena Kaum Koruptor
Salam Juang, Wahai “Gladiator” !
*
21 Desember 2011
*
Catatan.
Naskah ini disiar pajang pertama kali di dinding Facebook 21 Desember 2011.
A.Kohar Ibrahim – penulis pelukis – biodata antara lain bisa dilacak: http://16j42.multiply.com/journal/item/635/tag/biodata ; http://artscad.com/@/AKoharIbrahim/
*